Gara-gara kirim E-mail

Pernah ngebayangin ga, karena gara-gara ngirim E-mail, kita jadi bisa terkena hukuman /di tangkap polisi ?? seperti itu pulalah mungkin perasaan yang di alami oleh ibu Prita Muliasari. Karena mengirim E-mail yang berisi keluhan kepada teman-temannya melalui milis, ibu dua orang anak tersebut jadi di tangkap polisi.ya,,di tangkap polisi.

Tapi koq bisa ??

Ini karena dalam E-mail yang di kirimkan oleh bu Prita, terdapat kalimat yang isinya (mohon maaf) mencemarkan nama baik. Seperti kita ketahui, segala perbuatan yang brehubungan dengan pencemaran nama baik, merupakan sebuah tindakan pidana. Eskalipun hal tersebut dituliskan /diungkapkan di dunia maya.

Bahkan kata guru saya, selain hukum pidana, tindakan tersebutjuga melanggar Undang-Undang ITE (Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik), tentang penyalahgunaan teknologi untuk hal yang tidak di perbolehkan.

Dimana dalam kasus ibu Prita ini ,ibu Prita (mohon maaf) menyalahgunuakan sarana E-mail, sebagai “Alat”  pencemaran nama bai. Tapi menurut kami, yang namanya milis itu adalah sarana yang di gunakan nutuk berkirim E-mail terhadap orang-orang/ kerabat dekatsecara cepat dan episien. Dimana orang yang akan menerima kiriman E-mail tersebut hanyalah orang yang sudah terdaftar di milis yang bersangkutan.

Jadi,,E-mail yang dikirimkan ibu Prita ini bersifat pribadi, mengapa hal tersebut bissa diketahui oleh orang banyak ??? itulah yang patut jadi pertanyaan. Kecuali jika memang (mohon maaf ) ibu Prita sengaja melakukan hal tersebut. Tapi apa ada oarng yang sengaja mencemarakan nama baik seseorang secara terang-terangan ?? tidak ada kan ??

Karena itu,, kami selaku penulis di blog ini, ingin memberi saran dan masukan kepada sesama penulis, bloggeer, atupun siapa saja, agr lebih berhati-hati dalam melakukan hal-hal yang berhubungan dengan dunia maya. Sebab,, segala sesuatu yang telah masuk ke dunia maya, sudah pasti akan dapat di lihat dan di baca oleh setiap orang (tanpa memandang usia dan gender). Karena itu,, sekali lagi saya ingatkan, berhati-hatilah! Dan semoga hal yang menimpa ibu Prita, tidak di alami oleh kita.

Dan untuk ibu Prita, kami mohon maaf seandainya ada kata-kata kami yang kurang berkenan di hati ibu.

Kami sebagai pelajar, (yang sedang mengikuti lomba membuat blog- promosi-red.) hanya berusaha untuk menulis artikel di blog kami. Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada ibu Prita. Dan kami juga mendo’akan, semoga ibu Prita dapat tabah menerima cobaan ini. Terimakasih…..

2 Komentar (+add yours?)

  1. Mahmudin
    Jun 12, 2009 @ 14:44:33

    Tapi sebenarnya tindakan ibu Prita bagus juga tuh… biar ngga tiap RS yang merasa udah bonafide alias terkenal seenaknya ke pasien-pasiennya. Buktinya dari kasus itu banyak muncul kasus-kasus yang sama… Selamat !!!

    Balas

  2. nia dewi
    Jun 15, 2009 @ 12:22:10

    kita ambil saja hikmah dari dua sisi…. positif & negatif..
    pelajaran yang didaptkan :
    – kita harus lebih berhati-hati dalam memanfaatkan sarana2 teknologi publik, jangan sampai berlebihan hingga kita terkena batunya.
    – kalau kita memanfaatkannya dengan cara yang lebih tepat, lebih cantik, mungkin harapan / pesan2 kita juga akan sampai dengan lebih baik…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Song Lyrics

Lirik Lagu Indonesia Terbaru
%d blogger menyukai ini: